Pencatatan Utang Wesel di Laporan Keuangan

Utang wesel adalah pinjaman yang diberikan dengan bukti tertulis berupa surat wesel. Pembayaran utang wesel dapat dilakukan dengan cara kredit atau non kredit. Pembayaran secara kredit ini biasanya diasosiasikan dengan pinjaman yang tidak dibayar secara serentak, sehingga di dalam pencatatan keuangan pada saat tanggal pengajuan utang wesel memerlukan catatan mengenai biaya setoran awal dan bunga. 

Apa itu utang wesel?

Pencatatan utang wesel yang berlaku adalah pencatatan dari jumlah uang yang diperoleh sebagai imbalan atas pemberian kredit.

Pencatatan utang wesel pada awalnya dilakukan oleh Bank Indonesia serta dilaporkan kepada BI. Pengakuan utang wesel tersebut mendorong Bank Indonesia untuk mengadopsi sistem e-Wesel (electronic Wesel) yang dirancang dan dikembangkan dengan menggunakan inovasi teknologi informasi (IT).

Cara membuat wesel

Cara membuat wesel adalah dengan cara mengisi formulir wesel. Dalam bentuk standar, seorang debitur harus mendaftarkan semua utang kepada kreditur yang membayarnya dan menyediakan beberapa informasi yang berguna bagi pihak manajemen perusahaan tidak hanya untuk melakukan pencatatan transaksi utang yang berjalan pada saat itu (mengenai jumlah dan nilai utang), tapi juga memastikan bahwa semua informasi mengenai transaksi tersebut diperlukan untuk dapat digunakan dalam laporan keuangan.

Di dalam kaitannya dengan perbankan umum, ada dua bentuk utang yang harus diperhatikan:

1) Kredit utang: adalah utang yang diberikan oleh bank umum kepada seorang debitur untuk membiayai keperluan usaha perusahaan. 

2) Deposito: adalah tabungan dari para kreditur yang dipinjamkan ke perusahaan untuk membiayai operasi perusahaan.

Catatan keuangan utang wesel

Berikut adalah syarat dan ketentuan untuk mencatat transaksi menggunakan utang wesel:   

  • utang wesel dapat digunakan untuk pembayaran secara kredit

  • wesel dapat merupakan utang yang jatuh tempo

  • tidak dapat dipungut bunga kredit

Utang wesel dapat digunakan untuk pembayaran secara kredit.

  • Utang wesel dapat digunakan untuk pembayaran secara kredit seperti utang yang diberikan kepada bank.

  • Pihak lain memberikan uang dengan bunga, atau hanya mengambil hutang dari bank tanpa membayar bunga.

Kesimpulan

Pencatatan utang wesel di laporan keuangan adalah suatu cara untuk mempermudah proses pencatatan utang wesel dan mengungkapkan informasi tentang anggaran pendanaan. Untuk itu, anda dapat membuat catatan utama untuk perusahaan ataupun kantor pusat dengan menggunakan metode konversi sebagai panduan pelaporan perjanjian utang wesel di laporan keuangan.