Heboh penggunaan obat sirup yang mampu memicu gagal ginjal akut pada anak terdengar dimana-mana. Pemerintah juga telah menyarankan supaya masyarakat, apotek, atau toko obat sementara sementara tak memakai obat sirup hingga penyelidikan selesai
Sejumlah obat sirup ditarik dari peredaran sebab diduga mempunyai kandungan zat berbahaya, pemerintah pun telah merilis daftar obat sirup ditarik BPOM. Lalu bagaimana jika anak terserang batuk, pilek dan demam?
Solusinya adalah madu alami. Sejak peradaban kuno, madu dikenal sebagai makanan lezat nan berfungsi untuk membuat sembuh bermacam penyakit. Madu juga jadi salah satu makanan favorit Rasulullah SAW.
Madu premium kaya antioksidan, antibakteri, dan antimikroba. Secara tradisional, madu dimanfaatkan untuk melegakan tenggorokan, kurangi iritasi, dan menunjang memecah lendir.
Pada zaman modern, sains telah menunjang klaim tersebut. Madu diklaim lebih baik didalam membuat sembuh batuk dan pilek daripada antibiotik yang dijual bebas lainnya.
Menurut penelitian terbaru, madu mampu lebih baik daripada metode konvensional untuk membuat sembuh batuk, hidung tersumbat, dan sakit tenggorokan. Selain itu, madu kaya nutrisi dan tidak memiliki dampak samping.
Sesuai penelitian terbaru yang dilaksanakan oleh para peneliti di Universitas Oxford, para ilmuwan mendapatkan bahwa madu adalah alternatif yang efektif untuk antibiotik dan obat bebas lainnya untuk membuat sembuh masalah pernapasan ringan.
Tapi ini bukan pertama kalinya sains menunjang madu sebab khasiatnya yang luar biasa meredakan dingin. Bahkan di masa lalu, para ilmuwan memuji madu sebab pembawaan antimikroba dan antioksidannya.
Untuk studi terbaru, para peneliti dari Universitas Oxford meninjau dan menganalisis 14 studi juga pengalaman 1.761 partisipan sebelum capai anggapan bahwa madu secara terus-menerus lebih sukses dan lebih cepat didalam melakukan perbaikan tanda-tanda yang berhubungan dengan flu.
Madu pun dipercayai berfungsi sebagai obat alami batuk dan flu, serta penyakit lainnya. Selain itu, para ilmuwan utamakan bahwa madu tidak memiliki dampak samping dan mampu diresepkan oleh dokter sebagai pengganti antibiotik.
Namun, para ilmuwan juga memperlihatkan bahwa bermacam jenis madu ada di pasaran dan mampu diambil dengan langkah yang berbeda. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk jelas jenis madu yang paling baik untuk meredakan sakit tenggorokan dan bagaimana langkah meminumnya.
Anak-anak mampu konsumsi madu dengan bermacam langkah sementara mengatasi sakit tenggorokan dan pilek. Kombinasi yang paling umum adalah:
1. Anak memadai meminum sesendok madu sementara menderita sakit tenggorokan.
2. Anak mampu memadukan dua sendok makan madu didalam segelas air hangat atau teh, dan meminumnya.
3. Anak juga mampu beri tambahan satu sendok makan madu ke didalam segelas hangat dan beri tambahan jus lemon ke dalamnya.