Studi Kelayakan Bisnis : Apakah Penting?

Melakukan studi kelayakan bisnis atau biasanya disebut sebagai studi kelayakan adalah setidaknya hal yang paling mendasar untuk diketahui sebelum memulai bisnis. Jangan biarkan bisnis yang Anda akan diinisiasi sebenarnya tidak diperlukan oleh pelanggan potensial Anda.

Menurut Kasmir dan Jakfar, studi kelayakan bisnis adalah kegiatan yang mempelajari secara mendalam tentang bisnis atau bisnis yang akan dijalankan, untuk menentukan yang layak atau tidak bisnis dilakukan.

Dari pemahaman menurut para ahli ini, dapat disimpulkan bahwa studi kelayakan bisnis adalah pertimbangan awal yang harus dilakukan sebelum menjalankan bisnis, dan untuk mengontrol kegiatan operasional untuk mendapatkan laba maksimum. Karena itu, penting untuk mengetahui dan mengenalnya.

Studi Kelayakan Bisnis dengan Rencana Bisnis

Studi kelayakan bisnis pada dasarnya dapat dilakukan dengan meninjau setiap aspek yang terlibat dalam proses bisnis. Metode ulasan ini biasanya dibagi menjadi dua cara, pertama dengan membuat rencana bisnis atau dengan model bisnis kanvas.

Sadar atau tidak, rencana bisnis/proposal bisnis yang biasanya ditujukan kepada calon investor sebenarnya adalah alat untuk menguji apakah ide bisnis layak atau tidak. Oleh karena itu, proposal bisnis yang baik harus dapat meninjau ide bisnis dari berbagai aspek, di antara yang utama adalah:

1. Aspek Legalitas

2. Aspek Lingkungan

3. Aspek Pasar dan Pemasaran

4. Aspek Teknis (Teknologi)

5. Aspek Keuangan

6. Aspek Sumber Daya Manusia (SDM)

Selain bantuan proposal, model bisnis juga dapat digunakan dalam mengevaluasi kelayakan ide bisnis. Struktur lengkap dan editor singkat juga dapat membantu kita dalam pemahaman cepat tentang gambaran besar ide bisnis.

 

Keuntungan

Manfaat studi kelayakan bisnis sangat dirasakan oleh berbagai pihak, terutama mereka yang memiliki minat pada proyek atau bisnis yang harus dijalankan. Hasil penelitian yang dianggap layak harus diperhitungkan, sehingga tidak ada pihak yang dirugikan.

1. Investor

Sebelum berinvestasi di perusahaan untuk dijalankan, investor akan mempelajari laporan studi kelayakan bisnis yang telah dibuat, karena investor memiliki kepentingan langsung tentang manfaat yang akan diperoleh dan jaminan modal untuk ditanamkan.

2. Manajemen Perusahaan

Sebagai pemimpin manajemen perusahaan juga mensyaratkan studi kelayakan bisnis untuk mengetahui dana yang dibutuhkan, berapa banyak yang dialokasikan dari modal sendiri dan rencana pendanaan dari investor.

3. Pemerintah dan masyarakat

Perusahaan yang akan didirikan harus memperhatikan kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah sehingga mereka dapat diprioritaskan untuk dibantu oleh pemerintah.

Persiapan studi kelayakan bisnis perlu dianalisis manfaat yang akan diperoleh dan biaya yang dikeluarkan oleh proyek ke ekonomi nasional, karena sejauh mungkin proyek dibuat untuk pencapaian tujuan nasional.

 

Tujuan Studi Kelayakan Bisnis

Umumnya tujuan studi kelayakan bisnis adalah untuk menghindari risiko kegagalan kegiatan yang tidak menguntungkan. Studi kelayakan bisnis dibuat untuk berbagai pihak, baik untuk perusahaan internal dan perusahaan eksternal.

1. Hindari risiko kerugian

2. Sederhanakan perencanaan

3. memfasilitasi implementasi pekerjaan

4. memfasilitasi pengawasan

5. memfasilitasi kontrol