Pertanyaan Tentang Karya Tulis Ilmiah Yang Sulit

Pertanyaan Tentang Kaya Tulis Ilmiah Yang Sulit pastinya akan kamu temui pada suatu waktu. Dimana kamu sudah memutar otak ke sana ke mari namun tidak kunjung menemukan jawaban. Sebenarnya pertanyaan sulit yang kerap muncul tersebut banyak berasal dari poin pokok penelitian yang kita lakukan.

Kenapa Pertanyaan Bisa Terasa Sulit

Tepatnya apa yang dianggap sulit itu sebuah pertanyaan yang kita belum benar-benar memahami apa yang kita tulis di karya tulis ilmiah kita. Sehingga jawaban yang seharusnya dianggap mudah akan terasa sulit karena belum paham 100%.

Ya, saya juga pernah mengalami hal yang sama pada waktu kuliah. Pada saat melakukan penelitian tentang anak usia dini dengan metode Penelitian Tindakan Kelas dengan menggunakan suatu tindakan untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar agar memperoleh hasil yang lebih baik.

Pertanyaan sederhana, tetapi sulit bagi saya menjawabnya karena keterbatasan dari penelitian saya “penelitian ini sudah banyak dilakukan, kenapa anda tertarik melakukan penelitian seperti ini? Apa bedanya penelitian anda dengan penelitian yang lain?”

Saya bingung untuk menjawab karena saya hanya memahami penelitian yang berbentuk seperti ini. Dan tidak ada bedanya karena penelitian tindakan kelas yang saya lakukan sama dengan yang pernah kakak kelas saya lakukan hanya tindakan dan pesertanya yang berbeda.

Berdasarkan pengalaman saya, mungkin anda bisa mengambil pelajaran bahwa ketika meneliti atau mengkaji sesuatu seperti karya tulis ilmiah perlu di gali lebih dalam lagi dari berbagai hal. Mengenai pertanyaan karya tulis ilmiah yang sulit ada beberapa pertanyaan sulit yang akan saya berikan sebagai persiapan agar punya bayangan menjawab nantinya.

Beberapa Contoh Pertanyaan Karya Ilmiah Yang Sulit

Berikut beberapa Pertanyaan Karya Tulis Ilmiah Yang Sulit Diantaranya:

1.       Apakah benar kamu yang menuliskan karya ilmiah ini? Yakin original 100%?

2.       Manfaat apakah yang orang lain peroleh dari hasil penelitian yang anda lakukan?

3.       Teori apa yang bisa menguatkan hasil penelitian anda, ketika hasilnya seperti ini?

4.       Kenapa rumus atau formula yang anda gunakan seperti ini? Apakah tidak bisa pakai rumus lain?

5.       Teknik statistik terlalu gampang untuk digunakan, coba sesekali menggunakan tehnik yang lebih sulit?

6.       Kenapa hasil penelitian bisa berbeda dari hepotesis yang diajukan?

Itu beberapa pertanyaan sulit menurut saya. Mungkin jika ada pengalaman dari teman lainnya bisa tulis dikomentar ya. Baca dan dapatkan informasi menarik seputar karya ilmiah lengkap di blog kang Mustakim. Ada banyak ulasan hal seperti ini.