Cara budidaya tanaman kangkung yang benar

Kangkung adalah sayuran yang lezat dan menjadi favorit banyak orang. Tak heran jika sayur yang satu ini kerap menjadi menu berbagai restoran. Tentu saja, kangkung buatan sendiri pasti lebih enak, apalagi jika Anda memetiknya di halaman rumah sendiri. Tak heran jika banyak orang mulai menanam kangkung sendiri di rumah karena sangat mudah. Apakah kamu tertarik? Jika iya, simak cara menanam kangkung di rumah berikut ini!

 

1. Pilih biji kangkung yang berkualitas tinggi

Hal pertama yang harus Anda lakukan sebelum menanam kangkung adalah memilih bibit tanaman yang berkualitas baik. Selain menggunakan biji, Anda juga bisa membuat stek dari tanaman kangkung lainnya.

 

2. Siapkan Media Tanam

Selanjutnya, putuskan di mana menanam kangkung. Anda bisa menanam dengan dua cara, langsung di tanah dan menggunakan kantong plastik atau pot yang cukup besar.

 

Namun, sebelum menanam kangkung, sebaiknya pastikan tanahnya bebas dari gulma atau ilalang. Kemudian, gunakan sekop untuk menggemburkan tanah dan membuat bedengan tanaman atau “bedengan” seperti yang biasa disebut. Buat jarak antara setiap bedengan sekitar 50 cm untuk sistem irigasi yang lebih baik.

 

3. Beri pupuk secukupnya

Setelah media tanam Anda siap, pastikan untuk menaburkan pupuk di atas bedengan yang telah Anda buat. Namun, jangan langsung menanam kangkung setelah melakukan pemupukan media tanam. Diamkan pupuk selama kurang lebih 3-5 hari agar media tanam lebih mudah menyerap unsur hara.

 

Anda juga perlu memperhatikan pH dalam tanah agar tidak terlalu asam dan mengganggu perkembangan kangkung. Untuk menetralkan pH dalam media tanam, Anda dapat menambahkan sekitar seember kecil kapur atau dolomit ke dalam kantong pupuk.

 

4. Buat lubang tanam

Setelah menunggu tanah menyerap nutrisi pupuk selama 3-5 hari, Anda perlu membuat lubang tanam untuk menempatkan benih kangkung. Buat lubang sedalam 5 cm dan atur jarak antar lubang menjadi sekitar 15 cm.

 

Anda juga bisa membuat lubang dengan model zig-zag agar saat kangkung tumbuh tidak saling bertabrakan dan mengganggu pertumbuhannya.

 

5. Tabur benih dan campur dengan tanah

Setelah Anda membuat lubang, Anda bisa menaburkan 3-5 biji kangkung di lubang Anda. Siapkan campuran tanah dan pupuk untuk menutup lubang agar kangkung tumbuh lebih subur dan lebih berkualitas. Setelah itu, tutup lubang dengan campuran tersebut, tetapi jangan terlalu penuh.

 

 

6. Air secara teratur

Padahal, sebaiknya menanam kangkung saat musim hujan agar media tanam selalu lembab. Namun, tidak masalah jika Anda ingin menanamnya di musim panas. Anda hanya perlu menyiramnya secara rutin dengan air bersih setiap hari agar kangkung tumbuh subur.

 

7. Potong kangkung yang rusak

Seiring waktu, Anda akan melihat benih kangkung mulai bertunas dan tumbuh daun. Namun, pastikan untuk memeriksa setiap bagian kangkung secara teratur, terutama yang rusak.

 

Jika ternyata salah satu bagian kangkung sudah tidak sehat lagi, maka Anda harus segera memangkasnya sebelum menyebar ke bagian lain. Dengan memangkas bagian yang rusak secara teratur, Anda dapat menjaga kangkung tetap sehat dan panen yang baik.

 

8. Dirawat secara teratur, kangkung bisa dipanen

Tidak hanya memperhatikan inti kangkung, tetapi juga membersihkan area sekitar tempat sayuran ini ditanam. Pastikan area tersebut bersih dan bebas dari gulma.

 

Selain itu, Anda harus memupuk kangkung Anda secara teratur, terutama setelah 10 hari tanam. Hati-hati dan tunggu hingga 30 hari sebelum waktu panen.

 

Cara menanam kangkung di atasnya mudah bukan? Jangan khawatir gagal karena jika Anda mengikuti langkah-langkah ini dengan benar. Tentu, kangkung Anda bisa tumbuh dengan baik.

kujungi juga https://marylandlawnandgarden.com/