4 Mineral pada Kebutuhan Gizi Seimbang pada Lansia

4 Mineral pada Kebutuhan Gizi Seimbang pada Lansia

Pemenuhan gizi seimbang pada lansiamerupakan salah satu cara untuk menjaga tingkat kesehatannya. Namun karena faktor umur dan kesehatannya, maka kebutuhan gizi yang diperlukan akan sangat berbeda ada pada tingkat usia yang lainnya.

Nutrisi yang cukup pada lansia dimaksudkan untuk menjaga kesehatannya secara menyeluruh. Dengan demikian sistem imunitas orangtua untuk melawan berbagai macam jenis patogen dapat berfungsi dengan baik.

Kecukupan gizi pada asupannya dapat mengurangi tingkat risiko penyakit yang biasa diderita oleh lansia. Tidak hanya itu saja asupan gizi yang baik dapat meningkatkan kualitas hidupnya.

Kebutuhan Zat Gizi pada Lansia

Sama seperti usia sebelumnya lansia pun membutuhkan nutrisi dengan jumlah tertentu, .  Salah satunya adalah mineral yang banyak terkandung dalam sayur mayur, serta buah-buahan.

Mineral kalsium

Disarankan untuk mengkonsumsi banyak makanan sumber mineral kalsium  misalnya ikan,  susu dan lain sebagainya. Masalahnya,  pada usia lanjut ini kepadatan tulang akan berkurang sehingga lansia lebih berisiko untuk mengalami pengeroposan tulang atau osteoporosis.

Selain itu kalsium pada lansia dapat berfungsi juga untuk menjaga kesehatan jantung,  fungsi otot dan saraf serta membantu dalam proses pembekuan darah. Untuk itu lansia pun perlu mendapatkan asupan vitamin D dalam jumlah yang cukup.

Pasalnya tubuh memerlukan vitamin D untuk menyerap kalsium secara maksimal. Jika kekurangan vitamin D maka proses penyerapan kalsium di dalam tubuh tidak akan berlangsung secara optimal.

Tanpa jumlah vitamin D yang cukup,  maka  proses di dalam tubuh tidak akan cukup untuk membentuk hormon kalsitriol. Dengan demikian penyerapan kalsium akan terganggu dan membuat tubuh terpaksa mengambil kalsium yang tersimpan dalam tulang. Akibatnya tulang akan mengalami pengeroposan.

Mineral Kalium

Kalium didalam tubuh bekerja untuk mengatur banyaknya volume cairan di dalam tubuh terutama bagi lansia yang mempunyai riwayat sakit tekanan darah tinggi atau hipertensi. Mengkonsumsi kalium dalam jumlah yang cukup dapat membantu menjaga agar tensi darah tetap stabil dan tidak mengalami lonjakan sewaktu.

Kalium dalam jumlah yang cukup dapat membantu untuk menjaga kadar natrium tidak berlebihan di dalam tubuh. Sebab,natrium memiliki hubungan yang erat dengan melonjaknya tekanan darah pada lansia.

Mineral Zat besi

Zat besi merupakan mineral yang sangat penting dalam proses pembuatan sel darah merah yang fungsinya membawa oksigen ke seluruh tubuh sehingga sel-sel dalam tubuh dapat melakukan fungsinya dengan baik.

Jika lansia mengalami kekurangan zat besi maka proses pembentukan hemoglobin di dalam tubuh akan terhambat sehingga ia akan beresiko mengalami anemia yang disebabkan defisiensi zat besi. Jika gejala anemia pada lansia dibiarkan maka  memperbesar risiko penyakit jantung kelelahan serta aritmia.

Pemenuhan gizi seimbang pada lansia dapat diberikan melalui asupan bahan makanan yang alami hindari menggunakan bahan makanan olahan agar manusia tidak mengkonsumsi bahan pengawet atau natrium dan gula dalam kadar tinggi yang dapat mengganggu proses metabolismenya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *